24 April 2008

Acara "Super Twin" Indosiar, Uji Kekompakan Pasangan Kembar



Pasangan kembar Ayu (kiri) dan Arum (kanan) mengikuti audisi ajang pencarian bakat "Super Twin" di Studio "Indosiar", Jakarta, Rabu (23/4). Audisi ini diikuti oleh 350 peserta kembar. SP/Ignatius Liliek


Setelah sukses dengan tayangan Mama Mia, stasiun televisi Indosiar akan menayangkan Super Twin. Kali ini bukan pasangan anak dan ibu yang aksinya bisa dilihat di atas panggung, tetapi pasangan kembar. Rencananya tayangan ini akan dimulai akhir Mei mendatang.

"Tentu saja tetap ada yang unik meski format acaranya tidak jauh berbeda. Pasangan kembar adalah sesuatu yang unik. Bisa dari wajahnya, bisa juga kemampuan mereka yang berbeda, tetapi cocok," ujar Humas Indosiar Gufroni Sakaril disela-sela audisi Super Twin di Jakarta, Rabu (23/4).

Penampilan pasangan kembar di atas panggung, menurut Gufroni, akan mampu menarik perhatian pemirsa televisi Tanah Air. Keyakinannya itu dibuktikan dengan membeludaknya perserta audisi yang dilakukan di studio stasiun televisi Indosiar, Jakarta.

"Setiap harinya kita harus menyeleksi 50 pasangan. Dalam seminggu sudah ada 350 pasangan kembar yang mendaftar. Ini baru di Jakarta saja. Apalagi jika dibuka audisi di daerah. Sejauh ini ada beberapa pasangan yang sengaja datang dari daerah untuk audisi di sini. Ada yang dari Medan, Palembang, dan Surabaya," jelas Gufroni. Menurut dia untuk audisi kali ini memang hanya dilakukan di Jakarta saja. Rencananya audisi dilakukan setiap Senin-Kamis hingga akhir April ini. Setiap hari tim juri verifikasi dari stasiun televisi itu meloloskan 10-15 pasangan yang dianggap memiliki potensi. Mereka yang lolos berhak mengikuti babak selanjutnya.

"Kami belum menentukan berapa jumlah peserta yang akan bersaing dalam tahap grand final nanti. Sangat tergantung dari kualitas para peserta. Tetapi kira-kira untuk babak grand final jumlahnya di atas sepuluh," jelas Gufroni.

Menghibur

Para peserta audisi Super Twin itu pada tahap verifikasi akan dinilai kemampuannya dalam bernyanyi dan keterampilan lain. "Tayangan ini sifatnya menghibur. Jadi, kita nilai aksi apa yang bisa menghibur masyarakat," lanjutnya.

Pasangan kembar yang tampil tidak dibatasi usia. Semua umur boleh mengikuti Super Twin selama mereka adalah kembar. Selanjutnya, Indosiar yang akan mengklasifikasi usianya, apakah anak-anak, remaja, atau dewasa.

Menurut Gufroni, hal ini tidak akan menyulitkan penilaian, karena pada babak grand final nanti penjurian dilakukan oleh juri penonton studio dan pemirsa di rumah. Jadi, berapa pun pesertanya mereka harus bisa menarik perhatian publik. "ari ini ada pasangan cilik, kemarin ada kakek-kakek yang ikut audisi. Ini salah satu indikator tayangan ini akan menarik," ujarnya.

Salah satu pasangan yang ikut audisi adalah Ana dan Ani, siswi kelas II sekolah kejuruan di Jakarta Timur. Menurut mereka, acara Super Twin ini akan memberikan apresiasi positif bagi para pasangan kembar.

"Awalnya, mama yang bilang agar ikut audisi ini. Tetapi sebenarnya kami memang ingin ikut audisi ini. Setidaknya, bakat kami bisa disalurkan," ujar Ani yang memiliki nama lengkap Refyani Jayisca. [K-11]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/04/24/index.html

Tidak ada komentar: