Jawa Pos, 28/4/2008 - Bila Slank membuat gebrakan di atas panggung, itu sudah biasa. Tak lama lagi, band yang dimotori Bimbim dan Kaka tersebut akan melakukan terobosan lain di luar panggung, yakni lewat film. Adalah sutradara kawakan Garin Nugroho yang menggandeng mereka ke layar lebar dengan judul Pulau Biru.
Menurut Bunda Ifet, manajer Slank, sejak beberapa tahun lalu, sutradara Opera Jawa itu mengungkapkan niat untuk membuatkan sesuatu untuk anak-anak Slank. Pasalnya, Garin mengaku sebagai penggemar berat Slank.
Sayang, rencana tersebut belum sempat terealisasi akibat kesibukan masing-masing. Pada Maret 2008, Garin kembali datang. Niat awalnya, menurut Bunda, Garin tidak membuat film, tapi drama seri tentang perjalanan karir Slank. "Namun, yang seperti itu sudah ada yang buat. Akhirnya, langsung direncanakan membuat layar lebar," ujar Bunda saat dihubungi lewat ponselnya kemarin (27/4).
Anak-anak Slank menyambut baik tawaran Garin tersebut. Begitu juga Slankers, julukan untuk jutaan penggemar Slank yang tersebar di seluruh Indonesia. "Apa pun yang dilakukan Slank, Slankers pasti mendukung," imbuh Bunda.
Karena jadwal manggung Slank pada Juni sudah telanjur penuh, proses reading dan syuting dijadwalkan mulai Juli hingga Agustus. Saat ini, kata Bunda, Garin mulai mengambil stock shot atau rekaman gambar Slank saat manggung di beberapa daerah di Indonesia. "Ada dua orang anak buah Mas Garin yang sudah ikut kami tur. Yang satu kamerawan. Yang satunya lagi pengarah gaya," terangnya.
Pada 3 Mei mendatang, Slank akan bertolak ke Jepang guna merilis album baru mereka dari hasil kolaborasi dengan salah satu grup musik lokal di sana, Big Hit. Rencananya, Garin ikut turun langsung, mengikuti perjalanan Slank di Jepang. "Mas Garin sudah bilang mau ikut," kata Bunda.
Meski tidak satu pun personel Slank sekarang; Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee; memiliki latar belakang akting, Bunda mengatakan bahwa kemampuan akting mereka tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, menurut dia, anak-anak Slank justru tidak perlu terlalu berakting. "Ini film tentang Slank. Kalau terlalu akting, nanti filmnya malah jadi jelek."
Selain perjalanan Slank yang sudah 15 tahun lebih berdiri, film Pulau Biru juga akan mengangkat liku kehidupan para personelnya. (rie/tia)
Menurut Bunda Ifet, manajer Slank, sejak beberapa tahun lalu, sutradara Opera Jawa itu mengungkapkan niat untuk membuatkan sesuatu untuk anak-anak Slank. Pasalnya, Garin mengaku sebagai penggemar berat Slank.
Sayang, rencana tersebut belum sempat terealisasi akibat kesibukan masing-masing. Pada Maret 2008, Garin kembali datang. Niat awalnya, menurut Bunda, Garin tidak membuat film, tapi drama seri tentang perjalanan karir Slank. "Namun, yang seperti itu sudah ada yang buat. Akhirnya, langsung direncanakan membuat layar lebar," ujar Bunda saat dihubungi lewat ponselnya kemarin (27/4).
Anak-anak Slank menyambut baik tawaran Garin tersebut. Begitu juga Slankers, julukan untuk jutaan penggemar Slank yang tersebar di seluruh Indonesia. "Apa pun yang dilakukan Slank, Slankers pasti mendukung," imbuh Bunda.
Karena jadwal manggung Slank pada Juni sudah telanjur penuh, proses reading dan syuting dijadwalkan mulai Juli hingga Agustus. Saat ini, kata Bunda, Garin mulai mengambil stock shot atau rekaman gambar Slank saat manggung di beberapa daerah di Indonesia. "Ada dua orang anak buah Mas Garin yang sudah ikut kami tur. Yang satu kamerawan. Yang satunya lagi pengarah gaya," terangnya.
Pada 3 Mei mendatang, Slank akan bertolak ke Jepang guna merilis album baru mereka dari hasil kolaborasi dengan salah satu grup musik lokal di sana, Big Hit. Rencananya, Garin ikut turun langsung, mengikuti perjalanan Slank di Jepang. "Mas Garin sudah bilang mau ikut," kata Bunda.
Meski tidak satu pun personel Slank sekarang; Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee; memiliki latar belakang akting, Bunda mengatakan bahwa kemampuan akting mereka tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, menurut dia, anak-anak Slank justru tidak perlu terlalu berakting. "Ini film tentang Slank. Kalau terlalu akting, nanti filmnya malah jadi jelek."
Selain perjalanan Slank yang sudah 15 tahun lebih berdiri, film Pulau Biru juga akan mengangkat liku kehidupan para personelnya. (rie/tia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar